19 Januari 2012

Obat Tradisional Flek Paru-Paru

Pegagan
Ternyata pegagan berkhasiat sebagai obat tradisional flekparu-paru. Siapa sangka tanaman yang banyak ditemui di tanah kosong, kebun  dan persawahan ini  ini ternyata kaya manfaat dan banyak faedahnya. Pantas di daerah sunda, tanaman ini sering dijadikan lalapan teman makan sehari-hari. Mari simak kisah berikut ini.

Di usia 4 tahun Hilal Ahmar harus merasakan terapi obat medis jangka panjang. Namun Ekal, sang ayah, tak tega anak balitanya harus menjalani pengobatan intensif itu. Atas saran seorang kawan,  si kecil di beri  minum ekstrak pegagan/tapak kuda. Sebulan kemudian, paru-paru Hilal kecil akhirnya tuntas bersih dari flek paru-paru.

Siapa tak sedih melihat perkembangan si kecil yang tak normal? Si kecil yang semula lincah, lucu, dan aktif bermain, kini tak lagi ceria. Hilal yang semula ceria bahkan makin malas makan. Ia lebih banyak diam, menyendiri, dan enggan bermain dengan teman sebayanya. Akibatnya, badan yang semula sekel dan mungil, kian berkurang bobotnya.

Curiga ada yang tak beres,  ia membawa si kecil ke RS  Khusus Paru-paru, Pasar Rebo, JakartaTimur. Pemeriksaan medis di rumah sakit tersebut menyatakan, ada flek di paru-paru Hilal. Itulah yang membuat kondisi  fisiknya menurun. “Jika tak ditangani serius, ia bisa mengidap TBC kronis,” ungkap Ekal menirukan dokter. Saat itu juga Hilal diberi suntikan dan disarankan menjalani pengobatan intensif selama 6 bulan.
Mendengar saran dokter yang notabene kakaknya sendiri, Ekal langsung kalut. Disatu sisi ia ingin penyakit anaknya sembuh.  Di sisi lain ia khawatir ada efek samping  jika mengkonsumsi  obat medis dalam waktu lama. Apa lagi Hilal masih balita.

Menghadapi dilema iitu, ia menyampaikan uneg-uneg kepada seorang kawan, pemilik salah satu studio rekaman di bilangann lebak bulus. Kebetulan sang pengusaha punya pengalaman, pamanya yang sakit paru-paru sembuh berkat  pegagan.
Menurut kawannya itu, pegagan juga berkhasiat sebagai obat tradisional flek paru-paru. Ekal di sarankan mencobanya. “Ia yang mencarikan tanamannya di kawasan Pondok Cabe,” kenang Ekal. Sekarung pelastik berisi pegagan  yang di terima langsung ditumbuk dan diperas untuk diambil ekstraknya. Ekstrak inilah yang di minumkan ke si kecil.

Mungkin karena ingin sembuh, Hilal kecil pun tak menolak minuman yang diberikan.  Malah saking doyannya, segelas air perasan dapat dihabiskan dalam sekejap. Pasalnya, “Air perasan hampir tak ada rasanya. Tak beda dengan air putih,” jelas Ekal. Sajak itu konsumsi obat medis di hentikan. Sebaliknya, ekstrak pegagan rutin di minum 3 kali sehari satu gelas. Pagi hari sebelum sarapan, siang hari setelah makan, dan malam hari sebelum tidur.

Sebulan mengkonsumsi, mulai tampak perubahan. Hilal mulai ceria, lincah, dan aktif bermin. Nafsu makan bertambah, sehingga tubuh mulai padat berisi. Untuk memastikan perkembangan kesehatannya, ia pun di rontgen. Hasilnya, “Saya sendiri kurang percaya,. Ini benar nggak sih?” cerita Ekal penuh tanda tanya. Pasalnya, foto rontgen terbaru menunjukan, tak ada lagi flek di paru-paru Hilal. Sang kakak, dokter yang menangani  pun heran melihat perkembangan kesehata Hilal yang cepat.
Konsumsi  ekstrak pegagan masih terus dilanjutkan hingga 3 bulan berikutnya sampai penyakit Hilal benar-benar sembuh. Kini, pada usia 15 tahun, ia jarang mengeluh sakit.

Ekal membuat ramuan pegagan  dengan cara mengambil  tanaman segar termasuk akar, lalu dicuci bersih, ditumbuk atau diblender. Setelah halus, tambahkan sedikit air matang lalu diperas dan di saring. Air perasan kemudian didiamkan sekitar 5 menit sampai  ampasnya mengendap. Setelah itu baru air perasan diminum tanpa ampas. Ekal menggunakan pegagan dengan patokan sebagai berikut;

Sejumlah 200 gram tanaman ditambah 1 gelas air cukup untuk membuat ramuan sekali minum. Jika tak ingin repot, dapat dibuat ramuan dalam jumlah banyak. Air perasan dimasukan ke dalam botol, lalu disimpan dalam kulkas. Namun, stok ramuan sebaiknya 1-2 liter saja untuk  2-3 hari konsumsi. Sebab, “Jika disimpan lama, khawatir khasiatnya berkurang,”

Pengalaman dengan minum pegagan pada anaknya itu lalu ia tularkan kepada tetangga, teman, dan sanak keluarga. “Khusus yang mengidap penyakit paru-paru dan batuk kronis, saya sarankan minum ramuan pegagan ini,” di halaman rumahnya ia menanam pegagan sebagai contoh untuk diberikan kepada yang memerlukan.

Dari artikel di atas, penulis berkesimpulan untuk membuat ramuannya memakai resep sebagai berikut:


Bahan :
Pegagan ...................... 200 gram
Air matang ................... 1 gelas
Cara meramu:
Tanaman pegagan segar termasuk akar dicuci bersih, lalu ditumbuk atau diblender. Setelah halus, tambahkan 1 gelas air matang lalu diperas dan di saring. Air perasan kemudian didiamkan sekitar 5 menit sampai  ampasnya mengendap. Setelah itu baru air perasan diminum tanpa ampas.
Aturan minum:
Minum perasan pegagan, 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Minum pagi hari sebelum sarapan, siang hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur.
Ramuan bisa dibuat banyak sekaligus, namun stok  hanya 2-3 hari konsumsi dan disimpan di kulkas.

Demikian artkel pengobatan flek paru-paru dengan pegagan, yang bisa "rumah obat tradisional" bagi, moga memberi manfaat bagi yang memerlukan. Dan perlu ditekankan bahwa penulis tidak memiliki data penjual daun pegagan segar ini.

Sumber :TRUBUS 381/Agustus/2001/XXXII


Artikel Lain Yang Berkaitan

29 komentar:

  1. artikel ini pastinya sanhat bermanfaat.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bantu saya mendapatkan daunnya yg msh segar...
      anak saya butuh banget....?

      Hapus
  2. Tanaman obat Pegagan memang sulit ditemukan didaerah tertentu dan banyak ditemui ditegalan dan sawah..

    BalasHapus
  3. saya juga terkena flek paru2 saya ingin tau di mana kira2 saya bisa mendapatkan tanaman pegangan/tapak kuda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Peluang nih untuk yang punya usah/info Pegagan Segar, silahkan tinggalkan link disini

      Hapus
  4. anak saya juga sedang terapi flek dengan obat medis, tp gak ada perubahan.tapi dapat pegagan dimana y?

    BalasHapus
  5. trima kasih infonya, anak saya juga terkena flek paru. semoga sangat membantu artikel ini. trima kasih banyak.

    BalasHapus
  6. @Abang Jamblang, Terima kasih atas kunjungannya diRumah Obat Tradisional blog. semoga Obat Tradisional Flek Paru-paru memberi jalan untuk meraih kesembuhan dan semoga anak Bapak cepat sembuh. Amin..

    BalasHapus
  7. Makasih infonya, kebetulan anak saya juga baru divonis punya flek paru sekitar sepuluh hari yg lalu. smg info ini turut membantu kesembuhan putri saya...

    BalasHapus
  8. dirumah saya banyak tuh tanaman pegagan :) yg mau bisa datang k rumah..saya malah baru tahu khasiatnya ternyata u/ obat paru2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. daun pegagan itu apa sih? alamat bapak dmna ya? saya jg sedang butuh obat tradisional buat flek paru anak saya, tetapi anak saya umur 8bln, kira-kira berapa ukuran minumnya untuk anak saya?

      Hapus
    2. daun pegagan, tanaman obat tradisional tapak kuda baca disini http://rumahobattradisional.blogspot.com/2012/01/pegagan-si-liar-yang-multi-khasiat.html
      Untuk anak 8 bulan dengan resep diatas, saya pikir dosis 3xsehari @1 sendok makan sudah cukup

      Hapus
  9. waduh masih bingung tanaman pegagan,,it kyk gmana y,aq butuh ni td dapet kabar ibu aq abis d ronsen ktnya kena flek paru2..mohon infonya tanaman pegagan it seperti apa,

    BalasHapus
  10. gimana kalau untuk batuk asma resep nya bisa digunakan nggak ya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat tradisional asma disertai batuk bisa baca disini http://rumahobattradisional.blogspot.com/2011/10/obat-tradisional-asma.html#more
      jika bahannya tersdia pilih resep no 4 saja :)

      Hapus
  11. wahhh kalau di daerah saya mas, di Tasikmalaya itu disebutnya tanaman antanan, yang berkhasiat untuk, jerawat, perut sembelit, dan dikonsumsi tiap hari sebagai lalapan juga enak lho..
    terimakasih informasinya sangat bermanfaat mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang leres pisan teh indri, dilembur abdi oge osok ngalalap antanan..:)

      Hapus
  12. Daun tapak kuda / pegagan itu apa ya? Makasih infonya

    BalasHapus
  13. d lampung banyak tanaman pagagan..kalianda

    BalasHapus
  14. klo buat anak umur 10 thn k atas gimana ? bisa gak ... temen saya sedang kritis ... tolong

    BalasHapus
    Balasan
    1. @uzhu, untuk anak 10 tahun ga apa2 masih bisa dipake resepnya..

      Hapus
  15. makaseh bangat ya artikelnya, saya lg panik neh nyari obat apa yg bs menyembuhkan flek paru" anak saya umur 3,5thn yg baru saya th setelah di rontgen kemaren saya sangat shok apalagi istri saya sampai nangis", makaseh semoga bermanfaat bagi yg lainnya jg,,,,,,amien

    BalasHapus
    Balasan
    1. thx u/ info'y. sy lagi stres nih nyari obat u/ abang ku yg lagi sakit batu. dia uda berobt tpi hasil'y nihil (tdk ada penyakit) sy curiga / takut klo2 dia kena penyakit TB, soal'y batuk'y ga berhenti2. sy kasihan lihat abg sy. mak'y sy lgi nyari obat buat dia.tpi di tempat sy tdk ada tanamn ini, tpi sy akan berusha u/ mencari'y, krna sy ingin abg sy bisa sembuh. semoga info obt ini bisa menyembuhkan sakit'y. amin

      Hapus
  16. UNTUK ANAK 2 TAHUN DOSISNYA BERAPA GRAM YA

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Afif, untuk anak 2 tahun menurut saya dosisnya 1/4 dari dosis diatas. antanan 50 gram dan air 1/4 gelas. berikan 2 sendok makan tiap kali minum 3 x sehari

      Hapus
  17. kalau untuk usia 20thn resepnya masih cocok gk ? soadara saya 20thn kena flek paru2 obat dri dokter mahal, tolong dibalas y...

    BalasHapus
  18. Mohon info ank saya batuk gak brenti2,tapi dokter tdk blg ada flek di paru2nya,tapi malah di blg sinus tapi sampe skrg batuk gak sembuh2,apa obt daun pegagan bisa utk sinus jg ya?mohon infonya mksh

    BalasHapus
  19. Untuk anak umur 8 tahun bagaimana takaran pemberian daun tapak kuda/pegagan. Mohon info, penting banget untuk anak saya.

    BalasHapus
  20. Untuk anak umur 8 tahun bagaimana takaran pemberian daun pegagan nya? Mohon info anak saya sangat membutuhkan karena sudah 2x pengobatan flek dan sekarang kambuh lagi, kasihan klo mengkomsumsi obat kimia terus.

    BalasHapus

Mohon tidak meninggalkan komantar SPAM dan tidak meninggalkan URL didalamnya

Obat Tradisional Alami | Powered by blogger.com | Terima kasih atas kunjungan Anda